IPTPI DAN SPs ADIBUANA SURABAYA SELENGGARAKAN WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM
Posted by Admin on February 12, 2025
Surabaya (12/02/2025), Selasa, 11 Februari 2025, Program Studi Magister (S2) Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya bekerjasama dengan Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) menyelengarakan Workshop Kurikulum Magister Teknologi Pendidikan dengan tema Transformasi Kurikulum Teknologi Pendidikan Berkarakter PAGI (Peduli, Amanah, Gigih dan Inovasi): Pilar Utama Mempertahankan Akreditasi Unggul”. Kegiatan ini dilaksanakan di Primebiz Hotel Surabaya, Jl. Gayung Kebonsari No.30, Gayungan, Kec. Gayungan, Surabaya dan dibuka oleh Ketua PPLP PT PGRI Surabaya bapak Drs. H. Sutijono, MM., dihadiri Rektor Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, Prof.Dr. Hartono, M.Si., Direktur Sekolah Pascasarjana Unipa Surabaya, Dr. Rufii, M.Pd, para dosen, mahasiswa, alumni dan stakeholder terkait.
Drs. H.Sutijono, M.Pd, Ketua PPLP PT PGRI Surabaya dalam sambutannya mengemukakan bahwa kurikulum TEP memang sudah waktunya untuk dikembangkan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan lingkungan strategis. Hal senada dikuatkan oleh Prof. Dr. Hartono, M.Si., yang mengemukakan bahwa workshop kurikulum merupakan manifestasi dari upaya evaluasi dan pengembangan kurikulum sebagai salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan tinggi. Sementara itu, Direktur Sekolah Pascasarjana Unipa Surabaya, Dr. Rufii, M.Pd, mengemukakan kurikulum yang relevan, adaptif, dan inovatif sangat diperlukan untuk memastikan bahwa program studi dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan zaman. Pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, program studi S2 Teknologi Pendidikan memiliki tantangan besar untuk merancang kurikulum yang tidak hanya berbasis pada teori, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan dunia kerja dan masyarakat global.
Dr. Adi Bandono, M.Pd., selaku Ketua Penyelenggara Workshop menjelaskan bahwa kegiatan Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum ini juga dirancang sebagai forum diskusi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk dosen, mahasiswa, alumni, serta para praktisi dan ahli di bidang Teknologi Pendidikan, bahkan menggandeng organisasi IPTPI dengan mengundang secara langsung narasumber, Ketua IPTPI, Prof.Dr. Mustaji, M.Pd., guna mendapatkan masukan-masukan dari organisasi profesi tersebut. Rekomendasi dari APSTPI pun terkait mata kuliah yang telah disepakati secara nasional juga diakomodasi dalam struktur kurikulum Teknologi Pendidikan TA 2025 Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat teridentifikasi berbagai masukan strategis dan inovasi yang dapat diimplementasikan dalam kurikulum, sehingga mampu menciptakan lulusan yang kompeten, berdaya saing global, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan nasional. Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk menjadi perguruan tinggi unggul berbasis inovasi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, evaluasi dan pengembangan kurikulum tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan bagian dari upaya strategis untuk terus beradaptasi dan berkembang menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Luaran yang dihasilkan dari workshop Kurikulum Prodi S2 Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Tahun 2025, meliputi: (1) dokumen kurikulum yang diperbarui sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri 4.0 dan society 5.0, khususnya dalam konteks teknologi pendidikan, (2) profil lulusan yang diperbarui, yakni profil lulusan yang mencerminkan kebutuhan pasar kerja, baik di sektor pendidikan maupun non-pendidikan, penjabaran kompetensi utama, pendukung, dan lainnya yang diharapkan dari lulusan, (3) peta mata kuliah yang didalamnya terdapat revisi struktur mata kuliah beserta distribusinya, penguatan pada mata kuliah berbasis riset, inovasi, dan kolaborasi, integrasi pembelajaran berbasis proyek dan teknologi dalam mata kuliah, (4) strategi implementasi kurikulum berupa panduan implementasi kurikulum, termasuk strategi peningkatan kapasitas dosen dan penyiapan sumber daya pendukung, (5) peta jalan implementasi kurikulum (roadmap) selama beberapa tahun ke depan, (6) mekanisme evaluasi dan monitoring kurikulum yang meliputi sistem untuk evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas kurikulum, dan indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan kurikulum, seperti tingkat kepuasan mahasiswa, relevansi lulusan, dan pengakuan di tingkat nasional/internasional, (7) integrasi riset dan pengabdian masyarakat dalam kurikulum teknologi pendidikan, yang mencakup identifikasi tema riset unggulan yang relevan dengan tren teknologi pendidikan, dan integrasi pengabdian masyarakat berbasis teknologi pendidikan ke dalam kurikulum, dan (8) perluasan jaringan kerja sama yang meliputi strategi untuk memperluas kerja sama dengan institusi pendidikan, industri, dan lembaga pemerintah, penyelarasan program dengan tren internasional melalui program pertukaran mahasiswa dan dosen, dan inovasi program studi melalui pengembangan program-program inovatif di tingkat internasional guna penguatan daya saing program studi di tingkat regional dan global (cakmus - 12/02/2025).