INFORMATION RESOURCE APPLICATION (IRA): SOLUSI DALAM MEMPERSIAPKAN CALON GURU KREATIF DARI PEMULA MENJADI AHLI DESAIN MULTIMEDIA INTERAKTIF
Posted by Imma Rachayu
S3 Teknologi Pendidikan Unesa
on March 19, 2025

Ilustration generate by AI
Mayoritas mahasiswa calon guru di era digital saat ini, masih dihadapi oleh berbagai tantangan dalam mengembangkan kreativitas mereka dalam mendesain bahan ajar berbasis multimedia interaktif. Data menunjukkan bahwa 73% mahasiwa calon guru belum memiliki kemampuan yang cukup mumpuni dalam menghasilkan produk media pembelajaran yang interaktif dan inovatif, sehingga banyak dari mereka masih bergantung pada metode pembelajaran konvensional semata dan masih sangat sulit menggunakan bantuan aplikasi desain yang dapat menciptakan media pembelajaran yang menarik dan juga efektif. Selain itu, mereka juga memiliki keterbatasan pada aspek penting proses mendesaian seperti; menguraikan konten sendiri, membuat diagram alur, mengembangkan elemen-elemen pendukung serta menuliskan sortry board (Ivers & Barons, 2002) dan kreativitas itu dipengaruhi dari komponen ekternal, internal dan kreatif (Stenberg, 1985), disisi lain kondisi idealnya diharapkan bahwa mahasiswa calon guru TIK mampu merancang dan mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif dengan tingkat kreativitas yang tinggi. Dengan kata lalin, calon guru harus mampu memanfaatkan berbagai aplikasi desain multimedia interaktif seperti: powerpoint, canva, camtasia recorder, adobe creative suite serta software berbasis Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) sehingga menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Information Resource Application (IRA), merupakan platform yang dirancang secara khusus berbasis system android dengan fitur-fitur interaktif sehingga IRA menjadi salah satu bahan ajar online learning yang mampu memfasilitasi pembelajaran dari tahap pendahuluan, inti hingga penutup.
A. Tahap kreativitas mahasiswa calon guru dalam menciptakan produk desain multimedia interaktif.
Prinsip-prinsip desain yang relevan bagi mahasiswa calon guru inovatif dalam melakukan perancangan dan pengembangan multimedia pembelajaran interaktif, meliputi proses dalam menguraikan konten, membuat diagram alur, menentukan desain layar, dan menulis storyboard, sehingga meraka akan memahami bagaimana menggabungkan elemen-elemen ini untuk menciptakan pengalaman interaktif yang menarik dan fungsional, (Ivers & Barron, 2002). Mahasiswa akan mempelajari teknik dan alat yang digunakan untuk mengembangkan konten multimedia, termasuk grafis, animasi, audio, dan video. Mereka akan belajar menggunakan perangkat lunak desain dan pengembangan multimedia seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Adobe Flash, canva, camtasia recorder atau perangkat lunak sejenisnya. Selain itu mereka juga akan memahami bagaimana melakukan pengujian pengguna, pengumpulan umpan balik, dan melakukan iterasi (proses perbaikan yang berulang) pada desain berdasarkan hasil evaluasi.
B. Integerasi Information Resource Application (IRA) pada mahasiswa calon guru melalui kawasan Teknologi Pendidikan
Dalam era transformasi digital, Information Resource Application (IRA) berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa calon guru. Integrasi IRA ke dalam pembelajaran merupakan kawasan Teknologi Pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi calon guru dalam menciptakan menggunakan serta mengelola sumber-sumber teknologi yang sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan (Januszewski & Molenda, 2008). Peran IRA sebagai platform berbasis android memiliki fitur interaktif yang dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi calon guru inovatif, dengan cara mengakses, menyimpan dan mengelola sumber belajar dari berbagai referensi digital yang tersedia, IRA juga menyediakan fitur aplikasi desain berlisensi, sehingga mahasiswa dapat mendownload secara aman dan bertanggungjawab, serta memiliki fitur assessment digital dimana mahasiswa dapat mengakses langsung rubrik penilaian hasil produk secara objektif, adil dan transparan, serta memberikan umpan balik yang terstruktur, sehingga mahasiswa calon guru dapat terus meningkatkan kemampuan kreativitas mereka dengan kualitas produk desain multimedia pembelajaran interaktif yang inovatif dan fungsional bagi penggunanya.
C. Komponen kreativitas yang berpengaruh pada karya cipta produk desain multimedia interaktif.
(1) Komponen ektrinsik mencakup faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi dan mendorong kreativitas mahasiswa calon guru inovatif, seperti; tugas yang menantang, umpan balik yang konstruktif dan dukungan sosial yang dapat memotivasi individu untuk mengekplorasi, menghasilkan ide-ide baru, serta mewujudkan ide kreatif mereka tanpa dibatasi oleh gaya berfikir dan ekpresi kreatif mereka. (2) Komponen intrinsik mencakup faktor-faktor internal yang terkait dengan individu, seperti kecerdasan, pengetahuan dan keterampilan yang relevan, sehingga membentuk kecerdasan anlitik, kreatif dan praktis. (3) Komponen Kreatif mencakup hasil atau karya kreatif yang dihasilkan oleh individu. Stenberg menekankan bahwa hasil kreatif yang sukses adalah hasil interaksi antara komponen ektrinsik dan intrinsik, sehingga memiliki nilai estetika, orisinalitas dan relevansi terhadap konteks dan tujuan, (Stenberg, 1985; 1996)
Simpulan
Information Resource Application (IRA) menjadi solusi potensial dalam mendukung pengembangan kreativitas mahasiswa calon guru dengan menyediakan platform berbasis Android yang memiliki fitur interaktif, termasuk akses ke sumber belajar digital, aplikasi desain berlisensi, serta sistem assessment digital yang transparan dan objektif. Melalui integrasi IRA dalam kawasan Teknologi Pendidikan, diharapkan mahasiswa calon guru dapat meningkatkan kompetensi inovatif mereka dalam merancang multimedia pembelajaran yang berkualitas, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan di era digital saat ini.
Sumber Referensi:
Ivers, K.S., & Barron, A.E. (2002). Multimedia Projects in Education: Designing, Producing, and Assessing. Libraries Unlimited.
Stenberg, R.J. (1985). Beyond IQ: A Triarchic Theory of Human Intelligence. Cambridge University Press
(1996). Investing in Creativity. DOI 10.1037/0003-066X.51.7.677
Januszewski, A., & Molenda, M. (2008). Educational Technology: A Definition with Commentary. Routledge.